-------
ORANG KE-TIGA
Awalnya hal itu sangat menakutkan,
Melihat dia bersama wanita lain.
Awalnya aku kira hanya kebetulan,
Dia sedang bersama wanita lain.
Tapi wanita itu bukanlah saudarinya,
Karena dia sudah mengenalkanku pada seluruh keluarga besarnya.
Dan wanita itupun bukanlah rekan kerjanya,
Karena aku jugalah rekan kantornya
Lalu aku sadar siapa wanita itu
Aku tak percaya,
Hal ini tidak mungkin terjadi
Pria itu sudah menjadi kekasihku selama 7 tahun,
Tapi ini bukanlah kebetulan, karena aku bertemu dengan mereka tepat sebanyak 4 kali
Kenyataan itu bertambah pahit saat dia menggenggam tangan wanita itu,
Dan mereka berpandangan penuh arti
Sementara aku hanya bisa menangis dari kejauhan
Aku tidak menanyakan tentang hal ini,
Aku hanya menyimpan semuanya dalam hati
Sambil berdoa agar aku tahu apa yang harus aku lakukan
Akhirnya kuambil keputusan terberat sepanjang hidupku
Ku raih telepon genggam dan memutuskan hubungan kami
Biarlah,
biar dia bahagia bersama wanita itu
Biarlah,
aku tidak mengganggu mereka
Sebenarnya siapa orang ketiga dalam hubungan kami?
Siapa sebenarnya yang adalah pengganggu?
Wanita itukah?
Aku-kah?
Ah, sudahlah,
Anggap saja aku inilah sang orang ketiga,
Yang bisa merusak hubungan
Yang sebaiknya menjauh pergi secepat mungkin
Demi kebaikanku,
Demi kebaikan mereka
-------------------
“Terima kasih untuk 7 tahun ini,
Maafkan aku kalau aku tidak sempurna,
Dan kau membutuhkan satu orang lagi untuk menutupi kekuranganku.
Maafkan aku telah menjadi orang ketiga dalam hubungan kalian.
Semoga kalian berbahagia.”
0 comments:
Post a Comment